Misnomer: The X-Girl Picayune

The life (or is it the lack thereof?) stories of a twenty-6-year-old grad student
Thursday, August 05, 2004
 

parrillada mixta

Nothing and everything aside, I hadnot been feeling good about myself in a long time. Yesterday, though, it fell into the other category. A good day like that should last more than 24 hours.

Tally on yesterday's wee morning entertainment, in chronological order:
1. The X-Files:
a. The one with the..., ah, couldn't remember what it was about.
b. The one with the COPS style moving camera following our scrupulous agents working on the killed-by-your-nightmare case.

2.The Blue Lagoon

All while devouring this novel.

The main characters of the said movie and novel were a pair of a boy and a gal at roughly the same age. When I was finally able to fall a sleep, somewhere in my dream, both plots got intertwined and turned into something of a more peculiar nature, I suppose there was some X-files stuff thrown into it. I wish I could be more narrative and proceed to explain it to you all.

Lesson learnt: Never underestimate the power of your REM.



Comments:
Nah, gitu dong, biarlah Sang Merah Putih berkibar di seluruh jagad internet.
 
Hueueheue.. lucu juga bisa bikin film sendiri kaya ramuan masak =)

- T
 
Pak Dodol, jagad internet seberat jagad raya nggak ya, Pak?

Untung itu mimpi cuman ngeramu pilem-pilem, coba kalo enggak kan susah harus konsultasi primbon dulu, T.
 
Emang jagad raya seberat apa sih?
 
Pertanyaan ini udah masuk buku hitam saya nih. Sabar ya Pak Odol.
 
Aduh, Xinda.
Entah gimana, gara-gara abis baca postingan ini, tuss ketiduran, tuss jadilah mimpi gw juga jadi ancur-ancuran gitu... campur-aduk kayak gado-gado.
BTW, pasti udah lama ga penah maam gado-gado yah?
*ga nyambung*
 
Sepertinya mimpi gado-gado gitu menular ya, Buncis. Hmm...Buncis bisa dijadiin bahan gado-gado kan ya, ah jadi laper, baru juga sarapan.
 
Selaen gado-gado, bisa juga buat sop loh. Tapi paling enak kayaknya ditumis kecap. :P~~~
 
Tumis kecap? Minta resep dong, memang buncis itu sayur universal.
 
Ambil bawang merah ama bawang putih. Iris tipis-tipis, tuss kalo pengen pedes juga, potong kecil-kecil cabe merah. Abis gitu, panasin wajan, lebih enak dikasi blueband. Nah, masukin bawanng-bawang itu ama cabenya. Dioseng-oseng ampe setengah mateng. Lalu, si buncis masukin. Kalo susah masukinnya, ikat dulu tangan ama kakinya biar ga berontak :)

Beri kecap, dicek dulu apa si buncis udah berasa empuk. Jangan lupa bumbu penyedapnya, sejenis royco gitu dey. Oia, kalo pengen aga istimewa, tambahin dey daging cincang kasar ato udang. Tapi daging ama udangnya dioseng-oseng duluan yah biar mateng.

Siap dimaam dey! Bilang yah kalo mau maam-maam.
Eh, emang di sana ada bawang putih, merah, ama cabe?
 
Hei, makasih ya, Jeng, resepnya. Nanti pasti tak coba dey. Jangankan bawang putih dan bawang merah, Jeng, bawang bombay pun ada. Dan bawang jenis ini nih yang suka bikin perkara bikin saudara-saudara kita yang berasal dari daerah sekitarnya agak-agak nggak segar gitu baunya. *nggak nyambung*
 
Post a Comment

<< Home

Previously on Misnomer

Cliques and such

This page is powered by Blogger. Isn't yours?