Setelah diperhatikan, langit di benua ini lebih biru dan awannya lebih bergumpal. Sementara di tanah air, suasana ketika matahari terbenam dengan semburat merah jingganya --diselingi azan magrib-nya-- terasa lebih bermakna, sepertinya memanggil, hei kamu, ayo cepat pulang. Apa itu cuma berlaku di kota kecil ini dan pulau yang indah itu ya?
Nggak penting banget.....
O iya, buat Jeng
Chrysalic dan Jeng Wati (Ti, bikin dong sesuatu yang bisa di-link, heheh), ini
Kata Tak Terucap yang
dijanjikan. Maap lo, lama, saya ternyata nggak punya mp3-nya, jadi dirubah dulu (dari wma lagi) pake segala macam program gratisan.